Mari belajar SAP Plant Maintenance

2011 February 25 at 11:01 am 4 comments

Sumber : Milist 1-sap20-komtek, penulis Kang Yayan

Assalamualaikum wr.wb… salam sejahtera..

Rekan-rekan yang ingin
berlatih lebih lanjut bisa mengikuti training online SAP Plant
Maintenance di Komtek dengan kode KTPM100, jadwal bisa dilihat di
www.komputer-teknologi.net

Struktur Organisasi SAP Plant Maintenance (SAP PM).

Struktur organisasi SAP PM dibagi menjadi tiga bagian utama yaitu:
1. Sebagai organisasi umum didalam aplikasi Logistics.
2. Sebagai Unit organisasi yang berbasiskan lokasi (Location-based org Unit).
3. Sebagai Unit organisasi yang berbasiskan perencanaan
(Planning-based org Unit).

Mari kita lihat komponen didalam ketiga bagian utama struktur organisasi tsb:

1. Client: adalah element tertinggi dari semua unit organisasi.
a. Company code: Perusahaan anda.
b. Plant: adalah lokasi dimana sistem operasional perusahaan
dipasang, misalnya Unit Pabrik baja didalam perusahaan anda.

2. Maintenance Plant: sama dengan 1.b (Plant).
a. Location: misalnya: bangunan pabrik, dll.
b. Plant section: Misalnya: Production area, plant engineer, dll

3. Planning Plant: adalah unit organisasi dimana perencanaan
maintenance (perawatan) direncanakan.
a. Maintenance Planner Groups: contohnya: Foreman, work scheduling.
b. Maintenance Work Centers: adalah maintenance executor
contohnya: Mechanic, Electric, Hydraulic, Instrument, dll…

Technical Object.

Fase dan role dalam tahap awal menentukan technical object dalam
Implementasi SAP PM.

Technical Object ini sangat penting karena merupakan object yang akan
anda lakukan dalam proses maintenance (perawatan).
Pada saat anda terlibat dalam implementasi SAP PM, apa saja yang harus
anda lakukan dalam menentukan technical object untuk plant
(pabrik/unit usaha) anda, ada tiga tahap yang perlu dilakukan yaitu:
1. IDENTIFICATION:
disini anda lakukan identifikasi obyek-obyek apa saja yang relevan
dari plant anda untuk dimasukkan dalam sistem Plant Maintenance, role
untuk ini biasa dilakukan oleh maintenance engineer, atau dilakukan
oleh bagian perawatan didalam perusahaan anda, karena mereka yang
lebih tau tentang mesin-mesin dan peralatan produksi.
2. STRUCTURING:
Disini anda bekerja bersama-sama dengan bagian perawatan untuk
memetakan mesin-mesin sistem produksi kedalam satu struktur
berdasarkan lokasi, dengan kata lain anda buat struktur untuk
functional location (akan dibahas pada bagian berikutnya).
3. CLASSIFICATION:
Disini anda buat karakteristik teknis dan class untuk mesin-mesin
produksi anda yang akan dilakukan maintenance, misalnya: karakteristik
teknis: Tegangan, putaran RPM, dll, sedangkan Class misalnya: Pump
class, Motor class, dll.

Dalam tahap ini anda terlibat langsung dalam membuat business process
dengan end-user dan dimasukkan dalam Business blue print yang nantinya
anda perlukan untuk mensetup (configure), SAP Plant Maintenance sesuai
dengan BBP.

Tipe2 Maintenance SAP PM

Didalam SAP PM, dapat dibagi menjadi beberapa tugas seperti:
– Inspection Maintenance: Yaitu untuk menentukan kondisi aktual dari
suatu mesin/alat.
– Preventive Maintenance: Yaitu untuk menjaga target kondisi yang
diinginkan (sesuai dengan spesifikasi pembuat/vendor nya).
– Corrective/Repair Maintenance: Untuk mengembalikan ke kondisi yang
diinginkan setelah terjadi gangguan.

Breakdown Maintenance: adalah bagian dari corrective maintenance yang
proses penangannnya berbeda dengan corrective maintenance biasa
didalam SAP (akan dijelaskan lebih detail dibagian Breakdown
maintenance). Breakdown terjadi pada sistem produksi atau mesin-mesin
tidak diharapkan karena akan membuat kehilangan waktu produksi.
Untuk menghindari terjadinya breakdown, maka preventive maintenance
harus diplanning secara baik (akan dijelaskan pada bagian preventive
maintenance).

Maintenance Work Center:

============ ==========
Work center adalah satu unit organisasi yang dapat berupa:
– Satu unit mesin produksi
– Kumpulan mesin-mesin produksi
– satu orang/ teknisi
– Satu grup/kumpulan teknisi

Didalam SAP PM, work center digunakan sebagai:
– Work center utama didalam database master untuk suatu equipment
ataupun functional location.
– Work center utama didalam “maintenance item” (akan dijelaskan
belakangan apa itu maintenance item).
– Work center utama didalam task list (bagian header).
– Work center yang meng eksekusi pekerjaan didalam satu operasi PM
didalam satu task list.
– Work center utama didalam work order (bagian header).
– Work center yang meng eksekusi pekerjaan didalam satu operasi PM
didalam work order.

Work center ini terdapat didalam “master data” (database utama)
didalam SAP PM dan memberikan kapasitas pekerjaan yang dibutuhkan
untuk melaksanakan pekerjaan maintenance.

Bagian-bagian Work center:
– Basic data, yang terdiri dari data-data umum seperti work center
category, description, responsibility dan data pemakaian (usage).
– Work center link ke module lain didalam sistem SAP seperti module
FICO, dan HR untuk data-data sbb:
o Cost center
o Qualification
o Staffing posistions
o People

Fungsi utama dari work center adalah:
– Costing (biaya): untuk menentukan biaya dari satu aktifitas internal
dalam satu unit produksi. Tujuan dari “costing” adalah untuk
mendapatkan biaya yang terjadi pada obyek-obyek biaya secara individu,
dan ini digunakan untuk integrasi antara SAP PM dengan module cost
accounting yang mengurusi masalah “cost center” dan “activity type”.
– Scheduling (meng-agendakan) : Anda bisa melakukan scheduling kapan
satu operasi maintenance harus dilakukan. Untuk itu waktu yang
diperlukan didalam operation dari work worder harus dikalkulasi dan
dibandingkan dengan waktu yang tersedia didalam work center. Pada saat
scheduling, tanggal mulai dan berakhir dari satu operasi maintenance
dikalkulasikan dari formula yang sudah dimasukkan dalam data
scheduling didalam work center.
– Capacity planning (perencanaan kapasitas): Didalam capacity
planning, kapasitas work center yang diperlukan untuk melakukan
kegiatan maintenance didalam operasi work order ditentukan dan
dibandingkan dengan ketersediaan kapasitas yang terdapat didalam work
center. Dalam perencanaan, anda dapat menggunakan work center secara
hirarki untuk mengumpulkan (manambah) kapasitas dari work center yang
diatas (secara hirarki) pada work center yang berada dibawah hirarki
tsb.

catatan:
———— ——— ——–
Bagi yang baru mengenal SAP, mungkin agak membingungkan untuk
membayangkan tulisan saya diatas khususnya masalah:
– Header, operasion work order, maintenance item, dll….
Baiklah saya jelaskan dikit biar nggak bingung.
Didalam work order (maintenance order) terdapat bagian Header dan
Item, dibagian header terdapat: Orang yang bertanggung jawab utk order
tsb, tanggal order, PM object (Floc & equipment), dll…
Untuk bagian Item terdapat Operation atau operasi maintenance yg akan
dilakukan, misalnya:
Operation 10: Ganti Ball bearing
Operation 20: Pasang gasket.
dll…

Penulis,
kang yayan.
http://belajar-sappm.blogspot.com/
Business profile:
http://www.linkedin.com/in/irianto

Entry filed under: SAP-PM. Tags: .

Memotret Makro Balance Scorecard di BI

4 Comments Add your own

  • 1. cecep rukmana  |  2011 May 24 at 9:38 am

    thanks info nya…dan sangat membantu…syukur-syukur bisa share lebih dalam lagi nih

    Reply
  • 3. sumon  |  2013 July 3 at 12:21 am

    Thanks..SAP PM Configuration and Process related blog..Visit
    http://www.shirazul-sap.blogspot.com/

    Reply
  • 4. QwalQwul  |  2013 July 18 at 4:35 pm

    Mau belajar SAP tapi biaya kursusnya mahal!!!
    Anda bisa belajar SAP sendiri dengan SAP IDES.
    Bisa dijalankan di Laptop/PC sendiri, tinggal colok HDD, jalankan dan anda bisa langsung belajar sendiri. Untuk pemesanan dan pembelian bisa kunjungi http://qwalqwul.wordpress.com/ides-ecc6/
    Semoga Bermanfaat dan membantu bagi yang membutuhkan.
    Terima Kasih.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Categories


%d bloggers like this: